Kata Sastra

 Lampu Minyak

Karya : Laili Nur Aftah
( 16/10/19)

Berbinar remang-remang

Sempoyongan diterpa angin malam

Kulirik sang rembulan

Tersipu malu ditemani bintang-bintang

Malam semakin larut

Pelitakupun semakin surut

Kan kupaksa tertutup

Sepasang mata yang berkerut



" Puisi ini bercerita tentang seseorang yang merasa sulit untuk terlelap di tengah malam yang hanya ditemani bulan dan bintang serta lampu minyak yang hanya bersinar redup yang biasa digunakan orang zaman dahulu "

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Euforia yang patah

Plumeria

Surya